Postingan

"HMI, kembalilah ke surau"

Slogan kembali ke surau sejak bertahun-tahun lalu sudah dikampanyekan kembali di sumatera barat. Hal ini mengingat kurangnya minat generasi muda untuk meramaikan surau sebagaimana dahulu. Surau bagi masyarakat minang tempo dulu adalah pusat kegiatan masyarakat. Bagi orang yang pernah membaca bukunya hamka " robohnya surau kami" tentu banyak sedikitnya faham tentang makna "surau". Surau bagi masyarakat minang adalah tempat ibadah, sejenis masjid namun biasanya lebih kecil, atau dalam bahasa indonesia sering disebut musholla. Namun fungsi surau bagi orang minang tempo dulu, tidak hanya sebagai tempat ibadah. di surau orang minang di gembleng tentang ilmu agama, ilmu adat, dan keahlian bela diri (silat). Selain itu surau juga kerap dijadikan tempat musyawarah dan mufakat warga yang berdomisili di sekitarnya. himpunan mahasiswa islam yang dilahirkan 5 februari 1947 memiliki 2 misi besar yaitu misi keumatan dan misi kebangsaan. Di usianya yang ke 69 HMI sebagai orga

"merantau"

Dalam bukunya "islam dan adat minangkabau" hamka menuliskan bahwa orang minang lebih memiliki keberanian merantau karna "ketiadaan hak" nya kaum laki-laki atas harta warisan, karna semua harta yg ada itu bukan punya dia tapi milik kaum perempuan,, entah ibunya, adik2nya, anak kemenakannya atau istrinya.. Namun saya tertarik dengan salah satu petatah petitih adat yg berbunyi "Karatau madang di ulu Babuah babungo balun Karantau bujang daulu Dirumah paguno balun" Yg maknanya kurang lebih merantaulah anak bujang ku dahulu, sebab dirumah belum terlalu berguna. Spirit yg saya tangkap dr pepatah adat di atas adalah spirit mencari ilmu dan pengalaman hidup. anak muda minang disuruh merantau agar ia mendapatkan ilmu dan pengalaman hidup yang berguna untuk membangun kembali tanah kelahirannya.. Sehingga ia menjadi orang yang "berguna" bagi kaumnya Proses metamorfosis anak muda minang dr orang yg dianggap belum terlalu berguna menjadi orang yg san

games menara

games ini biasanya digunakan dalam memberikan materi mengenai tipe-tipe kepemimpinan bahan yang dibutuhkan : sedotan jarum peniti jika tidak ada bisa menggunakan sepatu peserta  petunjuk permainan : peserta dibagi menjadi dua kelompok (atau sesuai jumlah tipe kepemimpinan yg mau dijelaskan) masing masing kelompok memilih ketua kelompoknya fasilitator memanggil ketua-ketua kelompok dan memberikan instruksi yang berbeda-beda yang harus diperankan oleh ketua kelompok nantinya (instruksi diberikan berdasarkan karakteristik tipe kepemimpinan) setiap ketua kelompok tidak boleh memberi tahu instruksi yang diberikan fasilitator kepada siapapun masing-masing kelompok ditugaskan membuat sebuah menara dengan menggunakan bahan yang ada, waktu yang diberikan 20 menit selama proses pembuatan menara tersebut, masing-masing ketua kelompok berperilaku sesuai karakteristik kepemimpinan yang ditugaskan padanya di akhir permainan terlihat kelompok mana yang menaranya bagus, amburadul atau

manajemen

salam pembuka

Gambar
assalammu'alaikum wr. wb salam kenal sahabat semua.. senang bisa bersilaturahmi di blog ini.. blog ini dalah blog pribadi yang digunakan penulis untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan semoga bermanfaat.. :)

BELAJAR KE NEGERI CHINA

Selama 30 tahun terakhir, China telah mengalami perkembangan perekonomian yang cukup pesat. China selama tiga dekade terakhir ini telah mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya di atas angka sembilan persen [1] . Pada tahun 2004 pendapatan per kapita china meningkat menjadi lima kali lipat dibanding pendapatan perkapitanya pada tahun 1978. Reformasi China yang dimulai pada tahun 1978 telah membuat pertumbuhan investasi, konsumsi, dan standar hidup di China mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data tahun 2010, China telah mampu membangun perekonomian negaranya menjadi raksasa perekonomian terbesar kedua di dunia   setelah amerika   jika dilihat dari segi GDP   dan keseimbangan belanjanya. Penelitian independen dari world bank juga memperkirakan jumlah penduduk miskin di china telah menurun dari sekitar 303 juta jiwa pada tahun 1987 menjadi 213 juta pada tahun 1998. Bentuk campur tangan pemerintah dalam pembangunan ekonomi dapat menggunakan beberapa i

Catatan kecil dari buku the art of loving, Erich Fromm

Gambar
Kesalahan orang dalam memaknai cinta biasanya disebabkan beberapa factor: 1.       Kebanyakan orang memandang cinta pertama-tama adalah soal dicintai daripada mencintai 2.       Asumsi bahwa cinta adalah masalah objek, bukan masalah kemampuan 3.       Asumsi kebingungan antara pengalaman awal jatuh cinta dan kondisi permanen berada dalam cinta atau “bertahan” dalam cinta Cinta adalah seni, sama halnya dengan hidup juga merupakan sebuah seni. Jika ingin belajar bagaimana mencintai kita harus melakukan cara yang sama dengan cara kita mempelajari seni. Proses pembelajaran seni ada dua bagian, pertama penguasaan teori dan yang kedua penguasaan praktik.  Teori apapun tentang cinta harus mulai dengan teori tentang manusia, tentang eksistensi manusia. Manusia dianugerahi rasio, ia adalah makhluk yang sadar akan dirinya. Ia memiliki kesadaran atas dirinya, sesama, masa lalu dan masa depannya. Kebutuhan manusia yang paling dalam adalah kebutuhan mengatasi keterpisahannya, menin